Jumat, 30 Maret 2012

Tips Agar Rambut Sehat

Rambut indah menjadi dambaan setiap wanita. Berbagai cara mulai dari perawatan rutin dari salon hingga menggunakan produk-produk kecantikan menjadi pilihan untuk mendapatkan rambut yang indah.

Tapi indah saja tidak cukup. Kesehatan rambut pun perlu dijaga agar nampak lebih memesona. Apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan rambut indah dan sehat?

Berikut ini beberapa tips agar rambut sehat.

1. Batasi suhu panas
Sinar matahari, serta menggunakan produk kecantikan dengan suhu tinggi seperti alat catok dan hair dryer dapat membuat rambut menjadi kering dan rapuh. Kurangi penggunaan alat semacam ini agar rambut tetap kuat dan kelembaban alaminya tetap terjaga.

2. Hindari hair extension
Hair extension sempat menjadi tren di kalangan para wanita yang ingin memiliki rambut panjang dalam waktu singkat. Sayangnya, produk hair extension dapat menyebabkan kerusakan yang cukup fatal terhadap rambut. Banyaknya kandungan zat kimia pada lem dan rambut yang digunakan dalam teknik ini menjadi ancaman besar bagi kesehatan rambut.

3. Jaga pola makan
Makanan yang Anda konsumsi dapat berpengaruh terhadap kondisi rambut. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang kaya akan vitamin. Perbanyak pula asupan protein, karena rambut terbuat dari protein.

4. Batasi penggunaan produk kecantikan
Bayangkan seberapa banyaknya kandungan zat kimia dalam satu produk perawatan rambut? Bayangkan pula berapa banyaknya zat kimia jika Anda menggunakan beberapa produk sekaligus. Terlalu banyak menggunakan produk kecantikan dapat membuat kulit kepala kering. Alih-alih menggunakan produk yang sarat akan bahan kimia, pilih metode perawatan rambut yang alami.

5. Lindungi dari sinar matahari
Jika kulit memerlukan sun block, rambut juga memerlukan produk pelindung dari sinar matahari. Gunakan produk perawatan yang khusus melindungi rambut dari sinar matahari jika Anda akan beraktivitas di luar ruangan.

6. Menyisir rambut
Selalu gunakan sisir yang bersih untuk mencegah menempelnya kotoran pada rambut. Sisir rambut sebelum keramas untuk menghilangkan rambut-rambut yang rontok. Hindari menyisir setelah keramas karena rambut yang basah cukup rentan dan mudah rontok. Tunggu hingga mengering, baru disisir.

7. Pijat rambut secara rutin

Bukan hanya kulit, rambut pun perlu dipijat secara rutin. Gunakan minyak zaitun yang telah dihangatkan, lalu pijatkan perlahan ke kulit kepala. Ini berguna untuk mempercepat pertumbuhan rambut dan kesehatan batang rambut.

Tips Agar Rambut Sehat

Rambut indah menjadi dambaan setiap wanita. Berbagai cara mulai dari perawatan rutin dari salon hingga menggunakan produk-produk kecantikan menjadi pilihan untuk mendapatkan rambut yang indah.

Tapi indah saja tidak cukup. Kesehatan rambut pun perlu dijaga agar nampak lebih memesona. Apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan rambut indah dan sehat?

Berikut ini beberapa tips agar rambut sehat.

1. Batasi suhu panas
Sinar matahari, serta menggunakan produk kecantikan dengan suhu tinggi seperti alat catok dan hair dryer dapat membuat rambut menjadi kering dan rapuh. Kurangi penggunaan alat semacam ini agar rambut tetap kuat dan kelembaban alaminya tetap terjaga.

2. Hindari hair extension
Hair extension sempat menjadi tren di kalangan para wanita yang ingin memiliki rambut panjang dalam waktu singkat. Sayangnya, produk hair extension dapat menyebabkan kerusakan yang cukup fatal terhadap rambut. Banyaknya kandungan zat kimia pada lem dan rambut yang digunakan dalam teknik ini menjadi ancaman besar bagi kesehatan rambut.

3. Jaga pola makan
Makanan yang Anda konsumsi dapat berpengaruh terhadap kondisi rambut. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran yang kaya akan vitamin. Perbanyak pula asupan protein, karena rambut terbuat dari protein.

4. Batasi penggunaan produk kecantikan
Bayangkan seberapa banyaknya kandungan zat kimia dalam satu produk perawatan rambut? Bayangkan pula berapa banyaknya zat kimia jika Anda menggunakan beberapa produk sekaligus. Terlalu banyak menggunakan produk kecantikan dapat membuat kulit kepala kering. Alih-alih menggunakan produk yang sarat akan bahan kimia, pilih metode perawatan rambut yang alami.

5. Lindungi dari sinar matahari
Jika kulit memerlukan sun block, rambut juga memerlukan produk pelindung dari sinar matahari. Gunakan produk perawatan yang khusus melindungi rambut dari sinar matahari jika Anda akan beraktivitas di luar ruangan.

6. Menyisir rambut
Selalu gunakan sisir yang bersih untuk mencegah menempelnya kotoran pada rambut. Sisir rambut sebelum keramas untuk menghilangkan rambut-rambut yang rontok. Hindari menyisir setelah keramas karena rambut yang basah cukup rentan dan mudah rontok. Tunggu hingga mengering, baru disisir.

7. Pijat rambut secara rutin

Bukan hanya kulit, rambut pun perlu dipijat secara rutin. Gunakan minyak zaitun yang telah dihangatkan, lalu pijatkan perlahan ke kulit kepala. Ini berguna untuk mempercepat pertumbuhan rambut dan kesehatan batang rambut.

Kamis, 29 Maret 2012

Tips Mudah Beradaptasi di Lingkungan Baru

Kita sebagai individu, hampir bisa dipastikan akan memasuki lingkungan baru. Pertama kali masuk kuliah, masuk kelas les, mendapat kelompok KKN, pertama kali bekerja di tempat baru, pertama kali ke kos baru. Banyak sekali dunia baru di depan kita. Kita masuki satu persatu pintu-pintu baru tersebut tanpa bisa menghindar.

Apa yang kita pikirkan ketika akan memasuki lingkungan yang benar-benar baru? Takut? Penasaran? Pasti banyak tanda tanya besar di kepala kita. Seringkali kita takut bahkan menolak masuk ke lingkungan baru hanya karena bayangan atau pikiran kita. Padahal, apa yang kita pikirkan belumlah tentu benar. Informasi yang kita dapat tentang lingkungan baru tersebut pun bisa jadi hanya dari satu sisi atau sebuah kebetulan. Namun, ketakutan akan ketidakpastian di lingkungan baru sangatlah wajar. Lalu, apa yang harus kita lakukan agar kita sukses masuk ke lingkungan baru?

Berikut adalah Tara Agar Mudah Beradaptasi di Lingkungan Baru.

1. Menata Persepsi Kita Tentang Lingkungan Baru Kita
Untuk menghindari persepsi yang salah, sebelumnya kita harus membekali diri dengan informasi yang benar dan terpercaya tentang lingkungan baru tersebut. Misal kita akan masuk ke suatu universitas di luar kota, maka ada baiknya kita tanya kepada para alumni SMA yang berkuliah di universitas tersebut. Dengan demikian, sedikit banyak kita tahu dan mempunyai gambaran dengan lingkungan baru. Bagaimanapun, akan lebih nyaman berada di lingkungan baru yang kita sudah tahu daripada sibuk menerka dan menjadikan lingkungan baru tersebut sebagai misteri.

Lalu bagaimana jika informasi yang kita dapatkan tidak sesuai dengan keinginan kita? Misal kita akan pindah ke suatu kota dan ternyata kita mendapati bahwa kota tersebut masih sangat kolot, sehingga tabu bagi wanita keluar malam. Mungkin cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah berusaha memahami alasan budaya itu. Dengan memahami, maka kita tidak akan menolak mentah-mentah dan membenci lingkungan baru, meskipun beberapa hal di dalamnya kita tidak suka.

2. Menata Diri
Persiapkan diri menghadapi lingkungan baru tersebut. Secara fisik, jika lingkungan baru kita membutuhkan persiapan ekstra, maka persiapkan fisik kita. Jika lingkungan baru kita sangat menghargai intelektualitas, persiapkan juga itu. Atau jika lingkungan baru kita sangat religius, maka ada baiknya kita memilah kembali baju yang akan kita kenakan di sana, agar lebih sesuai.

3. Persiapkan Mental
Intinya adalah kita menanamkan kepada diri bahwa kita adalah orang baru yang harus berlaku baik agar diterima. Janganlah segan menyapa. Jangan pula takut bertanya. Misal kita canggung berbasa-basi, cukup tersenyum, simpel, dan menggunakan bahasa universal. Pertanyaan ringan seperti menanyakan waktu, arah, dan pertanyaan lain merupakan pengantar yang tepat menuju sebuah obrolan. Jangan merasa rendah diri, ingatlah jika kita memiliki kelebihan yangg tidak dimiliki orang lain, begitupula orang lain memiliki kekurangan yang tidak kita ketahui, jadi bisa saja rasa memiliki kekurangan juga dirasakan oleh orang-orang yg akan kita kenali tsb.

4. Mulailah Beradaptasi
Sebagus apapun persiapan yang kita lakukan, tetaplah kita harus beradaptasi dengan lingkungan. Bahkan ketika kita sudah masuk ke dalam lingkungan tersebut, adaptasi mutlak tetap dilakukan. Jangan lupa, lingkungan terus berubah, maka ikutlah berubah agar tidak terkena seleksi alam. Janganlah takut ditolak karena tantangan akan selalu ada di setiap lingkungan yang akan kita masuki.

5. Rajin-rajinlah Memulai Pembicaraan
Rajin-rajinlah menyapa atau mengobrol dengan teman-teman baru kita. Dengan membuka pembicaraan terlebih dahulu berarti kita sedang menunjukkan bahwa adalah pribadi yang hangat dan terbuka terhadap lingkungan baru. Yang pasti kita harus jadi orang yang murah senyum dan senang menyapa orang-orang di sekitar lingkungan baru kita.

6. Hargailah Budaya dan Aturan di Lingkungan Baru
Percayalah, jika kita memasuki suatu lingkungan, pastilah kita berhadapan dengan peraturan. Sebebas-bebasnya suatu lingkungan, pastilah ada aturannya. Peraturan ini mutlak diperlukan agar kehidupan dalam lingkungan tersebut berjalan teratur. Oleh karena itu, kita harus bisa mengikuti peraturan yang ada di lingkungan baru tersebut. Baik peraturan yang sifatnya tertulis, maupun peraturan tidak tertulis tapi bersifat mengikat. Pada awalnya mungkin kita akan merasa canggung. Namun begitu, kita harus tetap mengikuti budaya dan aturan yang diterapkan di lingkungan yang baru itu. Misalnya, jangan melanggar jika ada kewajiban mengenakan seragam kantor.Jangan coba-coba melanggar peraturan dengan alasan masih baru. Orang-orang lama di lingkungan baru kita pasti akan tahu mana kesalahan yang sengaja atau hanya sekadar dibuat-buat.

7. Open Mind
Ingat, kita ini orang baru. Jadi, kita masih sangat banyak membutuhkan bantuan dan belajar dari para senior di lingkungan baru. Misalnya, kita dapatkan pekerjaan sesuai dengan disiplin ilmu yang kita tempuh di kampus, bukan berarti kita lantas bersikap “sok jagoan”. Pengalaman dari para senior akan sangat bermanfaat untuk kita dalam lingkungan baru itu. Janganlah menutup diri. Terimalah kritikan orang lain. Jika kita bekerja sebagai tim, cobalah untuk meraih kepercayaan di dalam tim. Dan akan lebih baik lagi bila kita langsung mendapat kepercayaan untuk bertanggung jawab terhadap tugas tim. Kita akan banyak belajar.

8. Jangan Malu Bertanya
Segeralah bertanya bila ada sesuatu yang sekiranya kita rasa masih kurang jelas. Bertanya tidak harus pada orang yang lebih tua. Kita bisa bertanya kepada orang-orang yang sudah cukup berpengalaman di sekitar kita. Setidaknya, untuk urusan teknis orang itu lebih berpengalaman daripada kita. Selain itu, jika lingkungan baru kita adalah lingkungan kerja, kita bisa juga bertanya kepada atasan langsung atau rekan satu level.

9. Keingintahuan
Kuriositas akan membuat kita bersemangat dalam bekerja. Bila dari awal saja kita sudah tidak memiliki rasa ingin tahu terhadap bidang pekerjaan, bukan tidak mungkin kita pun akan malas untuk mengerjakan apa pun. Kuriositas akan memotivasi kita untuk mengeksplorasi kemampuan kita lebih dalam.

10. Mintalah Penilaian dari Orang-orang di Sekitar Kita
Cobalah minta penilaian terhadap apa yang sudah kita lakukan. Baik dan buruknya mesti kita terima, sehingga kita bisa meningkatkan kualitas diri kita di lingkungan baru. Tapi sikap dan cara demikian bukanlah jaminan bahwa kita akan begitu saja lolos beradaptasi di lingkungan baru kita. Bila ada kesalahan dalam cara beradaptasi kita, diskusikanlah dengan orang lain untuk mendapatkan solusinya.

Tips Mudah Beradaptasi di Lingkungan Baru

Kita sebagai individu, hampir bisa dipastikan akan memasuki lingkungan baru. Pertama kali masuk kuliah, masuk kelas les, mendapat kelompok KKN, pertama kali bekerja di tempat baru, pertama kali ke kos baru. Banyak sekali dunia baru di depan kita. Kita masuki satu persatu pintu-pintu baru tersebut tanpa bisa menghindar.

Apa yang kita pikirkan ketika akan memasuki lingkungan yang benar-benar baru? Takut? Penasaran? Pasti banyak tanda tanya besar di kepala kita. Seringkali kita takut bahkan menolak masuk ke lingkungan baru hanya karena bayangan atau pikiran kita. Padahal, apa yang kita pikirkan belumlah tentu benar. Informasi yang kita dapat tentang lingkungan baru tersebut pun bisa jadi hanya dari satu sisi atau sebuah kebetulan. Namun, ketakutan akan ketidakpastian di lingkungan baru sangatlah wajar. Lalu, apa yang harus kita lakukan agar kita sukses masuk ke lingkungan baru?

Berikut adalah Tara Agar Mudah Beradaptasi di Lingkungan Baru.

1. Menata Persepsi Kita Tentang Lingkungan Baru Kita
Untuk menghindari persepsi yang salah, sebelumnya kita harus membekali diri dengan informasi yang benar dan terpercaya tentang lingkungan baru tersebut. Misal kita akan masuk ke suatu universitas di luar kota, maka ada baiknya kita tanya kepada para alumni SMA yang berkuliah di universitas tersebut. Dengan demikian, sedikit banyak kita tahu dan mempunyai gambaran dengan lingkungan baru. Bagaimanapun, akan lebih nyaman berada di lingkungan baru yang kita sudah tahu daripada sibuk menerka dan menjadikan lingkungan baru tersebut sebagai misteri.

Lalu bagaimana jika informasi yang kita dapatkan tidak sesuai dengan keinginan kita? Misal kita akan pindah ke suatu kota dan ternyata kita mendapati bahwa kota tersebut masih sangat kolot, sehingga tabu bagi wanita keluar malam. Mungkin cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah berusaha memahami alasan budaya itu. Dengan memahami, maka kita tidak akan menolak mentah-mentah dan membenci lingkungan baru, meskipun beberapa hal di dalamnya kita tidak suka.

2. Menata Diri
Persiapkan diri menghadapi lingkungan baru tersebut. Secara fisik, jika lingkungan baru kita membutuhkan persiapan ekstra, maka persiapkan fisik kita. Jika lingkungan baru kita sangat menghargai intelektualitas, persiapkan juga itu. Atau jika lingkungan baru kita sangat religius, maka ada baiknya kita memilah kembali baju yang akan kita kenakan di sana, agar lebih sesuai.

3. Persiapkan Mental
Intinya adalah kita menanamkan kepada diri bahwa kita adalah orang baru yang harus berlaku baik agar diterima. Janganlah segan menyapa. Jangan pula takut bertanya. Misal kita canggung berbasa-basi, cukup tersenyum, simpel, dan menggunakan bahasa universal. Pertanyaan ringan seperti menanyakan waktu, arah, dan pertanyaan lain merupakan pengantar yang tepat menuju sebuah obrolan. Jangan merasa rendah diri, ingatlah jika kita memiliki kelebihan yangg tidak dimiliki orang lain, begitupula orang lain memiliki kekurangan yang tidak kita ketahui, jadi bisa saja rasa memiliki kekurangan juga dirasakan oleh orang-orang yg akan kita kenali tsb.

4. Mulailah Beradaptasi
Sebagus apapun persiapan yang kita lakukan, tetaplah kita harus beradaptasi dengan lingkungan. Bahkan ketika kita sudah masuk ke dalam lingkungan tersebut, adaptasi mutlak tetap dilakukan. Jangan lupa, lingkungan terus berubah, maka ikutlah berubah agar tidak terkena seleksi alam. Janganlah takut ditolak karena tantangan akan selalu ada di setiap lingkungan yang akan kita masuki.

5. Rajin-rajinlah Memulai Pembicaraan
Rajin-rajinlah menyapa atau mengobrol dengan teman-teman baru kita. Dengan membuka pembicaraan terlebih dahulu berarti kita sedang menunjukkan bahwa adalah pribadi yang hangat dan terbuka terhadap lingkungan baru. Yang pasti kita harus jadi orang yang murah senyum dan senang menyapa orang-orang di sekitar lingkungan baru kita.

6. Hargailah Budaya dan Aturan di Lingkungan Baru
Percayalah, jika kita memasuki suatu lingkungan, pastilah kita berhadapan dengan peraturan. Sebebas-bebasnya suatu lingkungan, pastilah ada aturannya. Peraturan ini mutlak diperlukan agar kehidupan dalam lingkungan tersebut berjalan teratur. Oleh karena itu, kita harus bisa mengikuti peraturan yang ada di lingkungan baru tersebut. Baik peraturan yang sifatnya tertulis, maupun peraturan tidak tertulis tapi bersifat mengikat. Pada awalnya mungkin kita akan merasa canggung. Namun begitu, kita harus tetap mengikuti budaya dan aturan yang diterapkan di lingkungan yang baru itu. Misalnya, jangan melanggar jika ada kewajiban mengenakan seragam kantor.Jangan coba-coba melanggar peraturan dengan alasan masih baru. Orang-orang lama di lingkungan baru kita pasti akan tahu mana kesalahan yang sengaja atau hanya sekadar dibuat-buat.

7. Open Mind
Ingat, kita ini orang baru. Jadi, kita masih sangat banyak membutuhkan bantuan dan belajar dari para senior di lingkungan baru. Misalnya, kita dapatkan pekerjaan sesuai dengan disiplin ilmu yang kita tempuh di kampus, bukan berarti kita lantas bersikap “sok jagoan”. Pengalaman dari para senior akan sangat bermanfaat untuk kita dalam lingkungan baru itu. Janganlah menutup diri. Terimalah kritikan orang lain. Jika kita bekerja sebagai tim, cobalah untuk meraih kepercayaan di dalam tim. Dan akan lebih baik lagi bila kita langsung mendapat kepercayaan untuk bertanggung jawab terhadap tugas tim. Kita akan banyak belajar.

8. Jangan Malu Bertanya
Segeralah bertanya bila ada sesuatu yang sekiranya kita rasa masih kurang jelas. Bertanya tidak harus pada orang yang lebih tua. Kita bisa bertanya kepada orang-orang yang sudah cukup berpengalaman di sekitar kita. Setidaknya, untuk urusan teknis orang itu lebih berpengalaman daripada kita. Selain itu, jika lingkungan baru kita adalah lingkungan kerja, kita bisa juga bertanya kepada atasan langsung atau rekan satu level.

9. Keingintahuan
Kuriositas akan membuat kita bersemangat dalam bekerja. Bila dari awal saja kita sudah tidak memiliki rasa ingin tahu terhadap bidang pekerjaan, bukan tidak mungkin kita pun akan malas untuk mengerjakan apa pun. Kuriositas akan memotivasi kita untuk mengeksplorasi kemampuan kita lebih dalam.

10. Mintalah Penilaian dari Orang-orang di Sekitar Kita
Cobalah minta penilaian terhadap apa yang sudah kita lakukan. Baik dan buruknya mesti kita terima, sehingga kita bisa meningkatkan kualitas diri kita di lingkungan baru. Tapi sikap dan cara demikian bukanlah jaminan bahwa kita akan begitu saja lolos beradaptasi di lingkungan baru kita. Bila ada kesalahan dalam cara beradaptasi kita, diskusikanlah dengan orang lain untuk mendapatkan solusinya.

Rabu, 28 Maret 2012

Kata-Kata Mutiara Part 1

Kata-Kata Mutiara
1. Doa bukanlah "Ban serep" yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi "kemudi" yang menunjukkan arah yang tepat.

2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil ? Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita. Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.

3. Pertemanan itu seperti sebuah buku. Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.

4. Semua hal dalam hidup adalah sementara. Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya. Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan lama.

5. Teman lama adalah emas ! Teman baru adalah berlian ! Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan lupakan emas ! Karena untuk mempertahankan sebuah berlian, kamu selalu memerlukan dasar emas.

6. Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata " Tenang sayang, itu hanyalah bengkokan, bukan akhir !

7. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuanNya; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu.

8. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.

9. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.

10. Jika anda menasehatkan sesuatu yang belum pernah anda lakukan, cepat atau lambat anda akan diuji dengan apa yang anda nasehati. Nasehatkan tentang kesabaran, maka kesabaran anda akan diuji.

11. Orang yang menghindari kesalahan, tidak akan tumbuh.

12. Nikmatilah setiap proses kehidupan.

13. Orang lain adalah cermin. Ada dua jenis : cermin baik dan buruk. Cermin buruk, sebaik apapun diri kita, akan tetap memantulkan gambar diri yang bengkok. Itulah mengapa anda perlu bergaul dengan lingkungan yang baik

14. Budi Pekerti adalah tindakan baik yang didasari oleh tujuan yang baik. Tujuan kemanusiaan dari budi pekerti adalah agar anda berguna bagi sesama.

15. Jika hidup dan matiku untuk Tuhan, untuk saya apa? Anda dapat apa yang Tuhan miliki.

Kata-Kata Mutiara Part 1

Kata-Kata Mutiara
1. Doa bukanlah "Ban serep" yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi "kemudi" yang menunjukkan arah yang tepat.

2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil ? Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita. Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.

3. Pertemanan itu seperti sebuah buku. Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.

4. Semua hal dalam hidup adalah sementara. Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya. Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan lama.

5. Teman lama adalah emas ! Teman baru adalah berlian ! Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan lupakan emas ! Karena untuk mempertahankan sebuah berlian, kamu selalu memerlukan dasar emas.

6. Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata " Tenang sayang, itu hanyalah bengkokan, bukan akhir !

7. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuanNya; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu.

8. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.

9. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.

10. Jika anda menasehatkan sesuatu yang belum pernah anda lakukan, cepat atau lambat anda akan diuji dengan apa yang anda nasehati. Nasehatkan tentang kesabaran, maka kesabaran anda akan diuji.

11. Orang yang menghindari kesalahan, tidak akan tumbuh.

12. Nikmatilah setiap proses kehidupan.

13. Orang lain adalah cermin. Ada dua jenis : cermin baik dan buruk. Cermin buruk, sebaik apapun diri kita, akan tetap memantulkan gambar diri yang bengkok. Itulah mengapa anda perlu bergaul dengan lingkungan yang baik

14. Budi Pekerti adalah tindakan baik yang didasari oleh tujuan yang baik. Tujuan kemanusiaan dari budi pekerti adalah agar anda berguna bagi sesama.

15. Jika hidup dan matiku untuk Tuhan, untuk saya apa? Anda dapat apa yang Tuhan miliki.

Selasa, 20 Desember 2011

Reaksi Tubuh Terhadap Susu Kambing

Sebelum Bapak/ Ibu mengkonsumsi susu kambing, alangkah baiknya bapak ibu mengetahui Reaksi yang akan terjadi bila mengkonsumsi susu kambing ini. Perlu kami sampaikan bahwa setiap produk herbal pastilah tidak secara serta merta menyembuhkan suatu penyakit. ada fase-fase yang akan dialami oleh tubuh. Dikarenakan obat herbal bersifat mengembalikan fungsi tubuh sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Hal tersebut dikarenakan banyaknya toksin dalam tubuh yang sudah lama menumpuk. Nah, disini akan kami sampaikan reaksi tubuh jika bapak ibu mengkonsumsi susu kambing yang termasuk minuman herbal ini. Sekali lagi kami tegaskan bahwa ini bukanlah efek samping, akan tetapi adalah REAKSI TUBUH. Berikut kami sampaikan reaksi-reaksi tersebut beserta pengendaliannya :

REAKSI TUBUH ATAS KONSUMSI SUSU KAMBING ETAWA

RESPON TUBUH
SEBAB
CARA PENGENDALIAN
Rasa Mual, ingin muntah
Tidak ada selera makan, adanya gangguan pada system pencernaan dan hati
Dianjurkan untuk mengkonsumsi produk sesegera mungkin segabis makan
Sakit Kepala
Proses Detoksifikasi banyak menyerap oksigen, gejala ini biasanya dialami oleh mereka yang memiliki kadar gula rendah, dan yang sedang melakukan diet
Tambahkan jus organic dan perbanyak minum air putih
Lemas, tubuh terasa nyeri
Saat terjadi proses detoksifikasi, bagian, tubuh yang lemah dan asam akan terasa sakit
Reaksi umum dan alami, teruskan mengkonsumsi produk, rasa sakit akan hilang
Perut mulas, agak kaku dan sering buang angin
Merupakan reaksi alami proses detoksifikasi, kandungan gas dalam tubuh meningkat, system pencernaan mengalami perbaikan
Gejala baik, teruskan mengkonsumsi produk sesuai anjuran dan perbanyak minum air putih
Sering buang air besar, warna fases gelap, kadang berlendiur dan baunya menusuk
Proses detoksifikasi, proses pembuangan sisa racun/toksin yang sudah lama ter-akumulasi dalam usus, serta proses pembuangan sisa fases
Gejala baik, teruskan mengkonsumsi produk sesuai anjuran dan perbanyak minum air putih
Kulit gatal-gatal/ bintik-bintik merah
Akibat proses detoksifikasi, terutama bagi mereka yang mengalami gangguan system hati
Jika reaksi ringan: teruskan mengkonsumsi produk seperti biasa. Jika reaksi keras: teruskan mengkonsumsi produk, kurangi takaran serta frekwensinya.
Sembelit yang luar biasa
Jika dalam 3 hari atau lebih setelah mengkonsumsi tidak buang air besar berarti ada sebab-sebab yang tidak diketahui
Konsultasi dan periksa ke dokter. Bagi yang biasa memakai laktasin untuk mengurangi sembelit, dampak positif baru terlihat setelah 3 hari mengkonsumsi
Feses/ kotoran berdarah
Adanya luka dalam, iritasi usus, wasir dan mengalami pengerasan pada hati
Reaksi normal, teruskan mengkonsumsi produk sesuai anjuran.
Wanita yang sudah tidak haid, datang bulan lagi ; Darah menstruasi bertambah saat haid
Proses detoksifikasi yang terjadi dalam rahim akan menormalkan kembali system endokrin, yang menyebabkan datang bulan / menstruasi; hal ini untuk mencegah kanker mulut rahim.
Gejala baik, teruskan mengkonsumsi produk sesuai anjuran.
Feses mengembang dan berwarna kuning keemasan
Setelah racun/toksin dikeluarkan, saluran gastro usus dalam system pencernaan dan system tubuh membaik
Gejala baik, teruskan mengkonsumsi produk sesuai anjuran.
Bentuk feses memanjang dan berwarna gelap
Sisa feses yang berakumulasi dalam jari-jari kecil usus yang mengeras selama bertahun-tahun mulai keluar
Gejala baik, teruskan mengkonsumsi produk sesuai anjuran.
Tubuh lebih bersemangat dan mengalami susah tidur
Reaksi jangka pendek : Ketika proses detoksifikasi berlangsung system metabolisme dalam tubuh meningkat sehingga menghasilkan energy dan melancarkan peredaran darah.
Jangan mengkonsumsi produk ketika akan tidur, minumlah produk ini lebih awal atau sebelum makan malam.


Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga menambah wawasan dan tidak khawatir jika mengkonsumsi susu kambing ini.